Pilih Facebook atau Gubug?

logo tiruan pol...Wah wah, apa itu maknanya ya? Pilih Facebook Fesbug atau Gubug?? Heee… Bukan berarti nyuruh  meninggalkan Facebook tempat berkumpulnya teman-teman cantik dan ngganteng lo.. Disini maksudnya, dalam sehari sampeyan sering buka Facebook atau Blog?

Sudah dihitung beneran ta? Hehehe… Kemaren di perpus kampus B UNAIR, saya mendapat kehormatan besar untuk mengisi “kuisioner” skripsi… Ndak tahu siapa mbaknya itu, yang penting saya ikhelas buat ngisi itu. Lha wong saya juga nganggur… :p Lha terus kuisionernya bagaimana to lek? Sik sik, monggo dibahas…

Kuisioner itu sebenarnya buat sekripsi mbaknya yang cantik kemaren. Ya tentang internet begitu. Awalnya sih umum, berapa jam ngenet, dan sebagainya dan sebagainya. Tapi lama kelamaan kok nyantolnya ke Facebook semua… waduh, budrek aku dikit-dikit Facebook…. Ndak ada ya yang meneliti Gubug.. Ckakaka… Atau setidaknya meneliti blog begitu…?

Kalau saya sih ndak terlalu intens sama Fesbug, yang saya kunjungi tiap hari ya Gubug reyot ini… Lha iki omahku dhewe.. Hehehe… Tapi saya liat jawaban teman-teman itu sehari bisa 7 jam buka Facebook, wuah… Gile aje Don?? Hmm… Kalo saya sih, bisa juga buka Fesbug segitu lama, cumak buka di new tab, ditinggal 24 jam kan juga bisa… :p

Nhah mbalik, maksudnya judul “Pilih Facebook atau Gubug” kan begini, sampeyan sering ngeblog atau sering buka Facebook…? Kalau saya jujur lebih suka ngeblog dan lebih sering ngeblog. Namun Facebook juga saya perlukan untuk berkomunikasi dengan teman yang bukan blogger. Buat para blogger, Facebook juga dijadikan ajang mencari terafik alias pengunjung… Jadi bagemana piye pun juga, blog dan facebook ndak bisa dipisahkan untuk saat ini. Facebook atau Gubug?

Itu di widget saya juga mengadopsi facebook page di Gubug Reyot ini, lumayan banyak yang suka… Bentar lagi nyampai 400 Fans… Hahay… 😀 Ya itu gunanya Facebook buat blogger.

Aplikasi lain dari Facebook yang saya gunakan di Gubug adalah “buku tamu”. Seperti Cbox, namun harus login di Facebook. Disini namanya “Ruang Tamu“. Ya gunanya biar saya tahu wajah wajah ngganteng dan cantik sampeyan sedoyo.. Hehehe…

Buat yang belum membikin, saya ndak menyarankan mbikin kok. :p Lha itu kan hak asasi masing-masing belogger alias empunya Real Estate masing-masing… 🙂 Jadi kalau tertarik ya monggo, kalau sudah seneng memakai Cbox ya monggo kerso… 😀 Yang penting tali persaudaraan tetap nyambung…. 🙂

Kesimpulannya, pilih Gubug atau Fesbug?? dua duanya… 😀

Author: Sing Mbaurekso Gubug

Seorang blogger. Suka makan tiwul kalau di Trenggalek. Jarang makan, semoga suatu saat mendapat jodoh seseorang yang suka memperhatikan dan pinter masak... Amiin... Hmm.. tuit tuitan yuk, saling follow!! >> @subebeck

9 thoughts on “Pilih Facebook atau Gubug?”

  1. Facebook atau blog (semacam gubug reyot).
    Saya belajar jalan di gang-gang blog ini sering nunjang-nunjang. Artinya masih kurang memahami. Facebook sejenisnya,kan? Menurut saya persamaan keduanya adalah media untuk memperluas cakrawala pandang dan hubungan persaudaraan/persahabatan.
    Namun dalam perjalanan saya rasanya saya lebih nyaman nginap digubug reyot ini. Udaranya sejuk karena adanya angin alami yang menerobos lewat dinding gedheg yang bolong disana-sini.
    Musiknya mengalun bukan dari CD player atau mp3 tetapi iringan dengkung katak di sawah sekitar gubug ditimpal kokok ayam jago serta kicau murai dipohon pete di belakang gubug. Aroma yang menyebar dari dapur sangat sedap gorengan gereh dan bakaran trasi Sidoarjo, membuat lahap makan. Tapi ini kasur yang sering kali eyang duduki baunya sudah ‘apeg’ sudah lama tidak dijemur?
    Beberapa kali mampir, bersamaan teman-teman kelompok pengamen dangdut menyanyikan lagu “Karena Aku Engkau Jadi Miskin” dan “Aku Tak Sendiri” serta “Kasih Dan cinta” , ketiga lagu dangdut itu yang mampu menyentuh batin saya. Akhirnya orang merasakan Gubug Reyot ini adalah tempat peristirahatan yang nyaman dan damai. Maju terus, cuk!!

  2. Ada PNS/TU di SMAN 1 Kelua Kab Tabalong Kalsel sdh 10 tahun lebih gak masuk kerja tapi terima gaji tiap bln dan Pangkat/gol naik terus dari gol II sekarang sdh Gol III enak benar. kemudian Guru2nya naik pangkat dari Gol IV/a ke IV/b BERJAMAAH pakai uang beberapa juta saja berhasil ke IV/b 11 orang (tdk membuat Karya Ilmiah atau PTK) hebat benar kalau uang yang bicara. Mungkin Peraturan Menteri PAN & RB No.16 thn 2009 BAB XI Pasal 37 Ayat (2) dianggap hanya selokan belaka, sehingga mereka tdk takut melawan HUKUM. Tolong ditindak lanjuti DISDIK Kab Tabalong Kalsel kayanya tutup mata. trims

  3. Peraturan jangan hanya jadi selokan belaka, yang penting diterapkan jangan hanya disimpan di file atau di Rak Lemari. Kejadian di SMAN 1 Kelua Kab. Tabalong Kalsel dimana TUnya gak kerja terima gaji tiap bln dan pangkat/gol jalan terus kemudian gurunya naik pangkat/gol pakai uang berjamaah lagi kaya Umrah saja.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *