Apa Kali Surabaya Patut Dilestarikan?

by Sing Mbaurekso Gubug on July 12, 2012

Lupa-lupa ingat, karena acara ini dilakukan hari Minggu yang lalu. Sekarang sudah hari Kamis, agak kadaluwarsa juga, tapi daripada ndak ada kabar mending ditulis lah… :) Kali ini nulis tentang Surabaya, tepatnya tentang kali atau sungai yang mengalir di kota yang dijuluki Kota Pahlawan ini.

Bicara tentang kali Surabaya, yang pertama terpikir di otak saya adalah kali yang butek (kotor), bau, dan arusnya ndak deras karena dekat dengan muara. Namun kalo dilihat dari sejarah, kali yang mengaliri kota Pahlawan ini dulunya sebagai jalur lalu-lintas perdagangan yang ramai dilalui kapal-kapal kecil khusus untuk berdagang di dalam kota. Kali ini tidak bicara tentang sejarah, namun bakal membahas kelestariannya. Maksud dari kelestariannya yaitu tentang kebersihan serta kehidupan satwa penghuni asli kali Surabaya.

Mungkin hanya sedikit yang membahas kali Surabaya, bahkan penduduk asli Surabaya sekalipun kebanyakan cuek dengan kelestariannya. Namun saya salut dengan aktivitas komunitas Nol Sampah di hari Minggu lalu. Mereka menyempatkan diri untuk membersihkan kali Surabaya dan menggalang dana untuk membeli bibit ikan asli kali Surabaya yang terancam punah akibat beberapa bulan lalu teracuni oleh limbah pabrik serta munculnya ikan-ikan impor macam lele dumbo, mujair, nila, dll. Kegiatan ini dilakukan di Ketabang Kali, dekat Taman Prestasi.

Rengkik, ikan asli Surabaya

Rengkik, ikan asli Surabaya

Saya ingat penggerak kegiatan ini memakai logat “asing” di telinga saya, bukan orang Surabaya aseli. Yang ngajak saya pun namanya Pak Andi, orang aseli Bandung – Jawa Barat. Dalam pikiran saya, “MANA ORANG ASELI SURABAYANYA???”. Pada saat itu malah ada orang asli Surabaya memancing ikan di dekat pelepasan bibit yang baru saja disebar, selain itu anak-anak dengan logat Surabaya nyel sedang asik membawa jaring. Saya tanya sama anak itu buat apa bawa jaring, katanya “ya buat nangkap ikan lah mas, masa buat nangkap sampeyan?”. Wah-wah…

Melestarikan Ikan Asli Surabaya

Melestarikan Ikan Asli Surabaya

Yah mungkin orang Surabaya asli tidak peduli dengan kelestarian kali Surabaya? Atau kekhawatiran itu hanya ada di pikiran saya saja yang terlalu lebay….? Yang paling penting masih ada yang peduli dengan ekosistem kali Surabaya. Dan yang baca artikel ini semoga tergugah untuk melestarikan lingkungan, tidak hanya kali, tidak hanya di Surabaya. He he he…

Acara kemarin sebetulnya hanyalah simbolisasi saja. Yang dilepas hanya beberapa plastik besar ikan Rengkik, ikan asli kali Surabaya. Namun acara sesungguhnya dilakukan minggu besok di Mojokerto. Soalnya supaya ikan-ikan ini bisa berkembang biak dan keturunannya suatu saat tetap ada dan menyebar sampai Surabaya.

{ 3 comments… read them below or add one }

Aditia Rahman July 18, 2012 at 11:19 pm

Aku gak disebut i..
Aku yo ngajak kowe dhuull..

Aku yo dhudhuk wong Suroboyo Jek., kowe barang., Yanis barang., Mega Probolinggo..

Reply

andre July 20, 2012 at 3:21 pm

itu fotonya di kali mana ya mas?

Reply

pulsa February 7, 2013 at 2:09 pm

pengen ke surabaya, katanya kota teramai stlh ibukota ya, wow :)

Reply

Leave a Comment

*

Previous post:

Next post: