Dimana-mana kok menjelekkan tukang nyepam atau spammer. Dari blogger ujung kulon sampai ujung barat *doh*, spammer seperti dikutuk biar mampus. Meskipun saat kita membaca tulisan si spammer ini hati terasa tercabik, sakit, atau mau muntah, pernahkah sampeyan berfikir kalao spammer juga memiliki hati seperti halnya manusia pada umumnya? Pernahkah sampeyan berfikir kalao di hati mereka masih ada sisa-sisa kebaikan yang mungkin kita butuhkan?
Hmm… Jadi ini ceritanya mendukung GSSI si penghuni gubug?? Opo iku GSSI? Gerakan Sepamer Seluruh Indonesia. Heee… IYA! Hayo, mau bilang apa kalo saya dukung gerakan nyepam? Hoho…
Ndak kok mas, mbak, saya cumak pengen menguak kehidupan si tukang nyepam saja dari sisi yang lain. Monggo dicermati, mungkin ada yang ndak setuju dengan tulisan saya? (pasti semua ndak setuju) :p
Pertama mari kita lihat di kamus apa arti kata SPAM. Menurut kamus besar internet wikipedia, definisi SPAM adalah:
Spam atau junk mail adalah penyalahgunaan dalam pengiriman berita elektronik untuk menampilkan berita iklan dan keperluan lainnya yang mengakibatkan ketidaknyamanan bagi para pengguna situs web. Bentuk berita spam yang umum dikenal meliputi: spam surat elektronik, spam pesan instan, spam Usenet newsgroup, spam mesin pencari informasi web (web search engine spam), spam blog, spam berita pada telepon genggam, spam forum Internet, dan lain lain.
http://id.wikipedia.org/wiki/Spam
SPAM Adalah Kesengajaan
Yo mesti lah kalo spam adalah kesengajaan. Tukang nyepam pasti sengaja melakukan spamming dimana-mana. Eits, ada namunnya! Meskipun mereka sengaja nyepam, apa kita pernah berfikir kalo mereka sadar yang dilakukannya itu adalah spamming? Apa mereka tahu kalo yang dituliskannya itu adalah spam? Sebagian sadar, sebagian tidak. Kok bisa?
SPAM Adalah Ketidaktahuan
Coba ingat-ingat jaman dulu, waktu sampeyan pertama kenal internet. Lalu sampeyan tahu hal yang menarik di salah satu webpage dan ingin memberitahukannya dimana-mana. Termasuk forum-forum yang ndak ada hubungannya dengan hal menarik itu, chat room, dan kolom komentar blog milik teman. Nah, saat itu kan sampeyan ndak sadar kalo kegiatan itu termasuk nyepam. Tapi yang punya thread di forum itu, yang ngikut di chat room, dan yang punya blog ostosmastis merasa terganggu dengan hal yang sampeyan tulis karena ndak berhubungan blas dengan topik pembicaraan.
Lek sampeyan ndak pernah melakukan ini, berarti sampeyan sudah dapat hidayah dari Yang Maha Kuasa.
Orang seperti ini perlu mendapatkan edukasi atau pengetahuan kalo yang dilakukannya adalah spamming. Insya Allah dia ndak melakukannya lagi suatu saat nanti. Mbak mbak cantik dan mas nganteng masih punya ndak teman yang seperti ini? Monggo diberi edukasi :p
SPAM Adalah Kebutuhan
Nah, kalo yang ini spammer sudah tahu apa yang dilakukannya adalah spamming. Dia merasa kalo dengan melakukan spamming, dia akan dapat uang. Namun dia ndak tahu cara jitu dan etika spamming. Jadinya ya tetap aja mengganggu peradaban dan komunitas internet tertentu.
Orang yang tergolong sebagai tukang nyepam jenis ini biasanya langsung dibenci oleh masyarakat internet. Karena ya itu tadi, dia ndak tahu etika. Mana waktu yang tepat untuk nyepam, mana tempat yang tepat untuk nyepam, dia sama sekali ndak ngerti.
SPAM Adalah Profesi
Nah, ini adalah golongan spammer kelas kakap. Dia tahu teknik nyepam dengan baik, dia tahu kata-kata yang tepat untuk nyepam agar yang diberi spam tidak merasa terganggu. Dia nyepam dengan halus, lembut, harum bagaikan molto. Yang paling penting, dia nyepam untuk mendapatkan uang yang jumlahnya sangat besar.
Golongan jenis ini biasanya adalah orang-orang yang telah mendapatkan nama di dunia maya. Jadi meskipun kita agak merasa terganggu dengan dia, namun kita ndak berani menegur dia. SUNGKAN. Dia lo pahlawan supernya dunia maya. Siapa yang berani coba? Heee…
Sebenci-bencinya sampeyan dengan para spammer, apakah sampeyan pernah berfikir saat sampeyan ada di posisi spammer? Mungkin suatu saat sampeyan promosi blog baru, atau promosi bisnis, atau bahkan saat butuh uang mendadak dan bisa dipenuhi dengan cara nyepam di lapak orang lain?
Kita semua ndak tahu kan, bagaimana sifat pribadi para spammer. Bisa saja dia orang baik yang butuh uang dan dia nyepam tapi dia ndak tahu kalo itu namanya nyepam. Atau itu orang yang serakah harta yang ingin menumpuk kekayaan bagi dirinya sendiri, who knows? *sori boso Linggisan :p
Alangkah baiknya kita, alangkah bijaksananya kita kalo kita memikirkan ini lebih dalam. Misalnya saat ada orang nyepam di blog kita, kalo bisa jangan langsung misuh (mengumpat) dalam hati. Kemarin saya ngobrol dengan teman blogger, dia suka misuh dalam hati saat melihat orang lain spamming di lapaknya. Jangan lihat spamnya, lihatlah orang dibelakang spam itu. Lihatlah manusia yang namanya spammer. Dia butuh makan, dia juga minum, dia mungkin juga sudah berkeluarga dan harus menghidupi anaknya. Apa sampeyan tega membunuh semangat orang yang namanya spammer saat dia mulai menemukan pekerjaan baru di internet?
Kalau mas-mas ngganteng dan mbak ayu benci dengan spamnya, apa juga harus benci sama orangnya? Bisa jadi kan dia suatu saat menjadi partner dalam pekerjaan kita? Atau bisa menjadi sahabat kita sampai akhir hayat?
Yang perlu kita lakukan bukanlah membenci orang itu, kita harusnya mengedukasi orang itu agar tidak nyepam sembarangan. Agar dia bisa membuka lapak sendiri. Agar dia mampu mendatangkan pembeli di lapaknya bukan dengan cara nyepam (kalo dia pas jualan sesuatu). Manfaatnya kan banyak, kita bisa dapat pahala karena mengajarkan sesuatu yang berguna bagi orang lain dan juga orang lain itu bisa menjual dagangannya dengan cara yang tepat dan efisien. Suatu saat jika orang itu berhasil dengan usahanya, bukan tidak mungkin kita juga kecipratan hasilnya to?
Jadi intinya kita harus berfikiran positif alias positive thinking sama yang namanya spammer. Boleh menjelekkan spam, karena spam sangat mengganggu. Namun jangan meremehkan atau membenci spammer. Karena mbalik lagi ke judul, spammer juga manusia.
Ini yang berhubungan:

{ 12 comments… read them below or add one }
Halo sobat,thanks atas kunjungannya ke gubug saya,salam kenal. .
hehehe. .
sama sama mas. Makasih juga sudah mau berkunjung ke Gubug Reyot ini.
mas, gubuke kurang reyot, hihihi…
tapi nek spam e bentuke koyok link link viagra, yo tak del mas… hahaha…
heee, iyo mas. Lha ora enek nggolek cet sing amburadul iki. Dadine yo sak eneke wae. Wkwkwk….
Yo lek sing nyepam robot/mesin, lebih baik di del lah mas. Lha iku ngawur oe nyepame, ndak nduwe tata krama blas. Hehehe
.-= Penghuni Gubug´s last blog ..Spammer Juga Manusia =-.
met malem sobat, kami datang untuk mengundang sobat sekalian ke blog baru kami sekaligus minta izin saling follow mengingat kami belum mempunyai space untuk blogroll, terimakasih atas perhatianya, saya tunggu kunjungan dan follow baliknya
.-= arbitter´s last blog ..Mengatur Warna Font =-.
malem juga mas arbitter.


sudah saya follow mas google friend connectnya, jadi fans Gubug Reyot di Facebook juga ya
Terimakasih lo mas dah sempat mampir malam2 gini
.-= Penghuni Gubug´s last blog ..Spammer Juga Manusia =-.
klo saya boleh bertanya klo spam ma junk itu beda ga yah mas? hihi…
soalnya setahu saya klo yang sebar di forum2 dan tidak masuk dalam topik itu di sebut junk dan OOT, bukan kegiatan spamer hoho… *aneh y?? plaaaakk* hehe
@mas Agoenk70, kalo nurut wikipedia sama sih, tuh sudah ada quotenya, hehehe…. kalo menurutku spam sama juga junk. Soalnya itu merupakan sampah dalam internet, mengirim tulisan yang ndak berkaitan dengan Threads/artikel scehingga menyebabkan ketidakbergunaannya tulisan tersebut. Kan ndak berguna=sampah. Namun bedakan sampah dengan yang punya sampah, oke?
makasih mas Agung dah mampir.
Nice post, thanks for writing!
PERMINTAAN MAAF,
Setelah eyang baca topik soal SPAM/SPAMMER dan tanya sana-sini di dunia maya maupun dunia nyata dengan telpon, akhirnya saya menyadari ternyata laku saya di blog Gubug reyot ini tidak lain adalah termasuk tindakan spammer. Pantesan komentar saya akhir-akhir ini tidak pernah ditanggapi malah dihapus! Dan ini saya nilai sikap mas Aan adalah sangat wajar. Semoga yang sudah eyang lakukan tidak mncemari ketenaran blog anda yang sudah juara. Betul katamu SPAM ADALAH KETIDAK TAHUAN. Ibarat lansia buta eyang ini berjalan kian kemari nabrak sana nabrak sini membikin kalang kabut blogger yang blognya saya masuki. Tentu banyak barang2 berharga yang berantakan tertabrak lansia buta ini! Ha,haa, haaaaa……….
Sangking tertariknya komentar dan artikel2 bagus di Gubug reyot dan menurut eyang temukan hal2 yang saya butuhkan sehingga memdorong untuk bertubi-tubi menanyakan dengan pertanyaan dan pernyataan panjang. yang ternyata itu adalah tidakan SPAM.
Eyang menilai mas Aan adalah blogger yang dewasa dan mumpuni sekalipun dalam usia yang msih relatif muda.
Eyang minta maaf atas tindak SPAM diblog gubug reyot ini yang tanpa saya sadari. Saya berjanji tidak akan masuk lagi dengan pertanyaan pendek maupun panjang. Masih banyak sebenarnya yang ingin saya tanyakan. sekarang hanya saya catat untuk ditanyakan kepada nara sumber didunia nyata. Blog anda makin kesana semoga semakin menarik dan menjadi favorit.
Koment saya ini adalah terakhir sebagai PERMINTAAN MAAF. Tidak masalah tidak ditanggapi, atau langsung disapu.
Semoga ada seseorang yang berkenan menuntun lansia buta ini keluar dari wilayah ini sehingga tidakmenimbulkan kerugian yang lebih besar
Kasihan lansia buta yang ingin sok nampang didunia maya. Ha, ha, haaaaaaaa. Haiya……..
Doa Eyang semoga mas Aan segera bisa segera mmperdalam ilmu di negara Jepang seperti adik2 dan ponakan eyang yang telah berada disana 6 tahun.
walah, siapa yang spammer Eyang? komentar panjenengan bukan spam kok, buktinya ndak masuk akismet…
harusnya saya yang minta maaf ini…
saya ndak pernah hapus komentar eyang, mungkin memang belum masuk, buktinya ndak ada kok di folder spam. paling Gubug Reyot pas error itu Eyang…
hmm… soal jawab menjawab komentar, mohon maaf lagi, saya ndak bisa berlama-lama online Eyang… jadi kalau pengen posting, saya cumak posting dari browser Flock saja. ndak mbukak http://www.gubugreyot.com/
mohon dimaklumi njih eyang, ini saya streesss ngurusi data-data komputer lawas saya yang belum sempat saya backup…
saya juga belum sempat blogwalking sama sekali ini… :’(
good job brother….!!!!!!!!
{ 2 trackbacks }