Apa Jurusan Pilihanmu dalam SNMPTN Ini?

by Sing Mbaurekso Gubug on July 8, 2010

pengumuman-snmptn-201017 Juli 2010 adalah waktu pengumuman SNMPTN 2010, alias Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri. SNMPTN 2010 ini akan membawa mahasiswa baru yang diharapkan mampu merubah negara Indonesia menjadi negara yang lebih maju dan terlepas dari kemiskinan. Semoga saja.

Mungkin sekarang sudah terlambat apabila saya menulis tentang pilihan jurusan SNMPTN 2010, namun sebagai wacana saja, kemarin saya telah menulis tips memilih jurusan kuliah di Komunitas Blogger Unair. Intinya adalah, pilihlah jurusan sesuai dengan gairah sampeyan. ;-)

Lha dalam menghadapi penguman SNMPTN 2010 ini, apa yang bakal sampeyan lakukan? Apa puasa tujuh hari tujuh malam? Puasa mutih? Sholat tahajud tiap malam? Intinya berdoa, he.. Ya, yang diperlukan sekarang hanyalah doa, doa dari diri sendiri, juga doa dari orang tua. SNMPTN menurut saya sedikit untung-untungan juga soalnya, dulu pada SPMB 2006, teman saya yang jauh lebih pandai dari saya tidak mampu menembus kerasnya persaingan. Padahal pilihan terakhirnya rendah sekali gradenya. Namun saya *ups*, bukan saya ah, teman saya yang satunya lagi yang saya kira kepandaiannya hampir sama dengan saya bisa masuk jurusan teknik mesin UGM. Padahal pada malam hari sebelum ujian, dia begadang, jalan-jalan di Jogja hingga pagi (maklum baru pertama ke Jogja pada saat itu).

Menghadapi pengumuman SNMPTN 2010 dibutuhkan doa, namun bila gagal SNMPTN 2010 ini, jangan menyerah, masih ada tahun depan, atau jalur PMDK dan D3.

17 Juli nanti silakan menuju website resmi SNMPTN untuk melihat daftar nama sampeyan tercantum disana. Atau website resmi UNAIR juga menyediakan pengumuman SNMPTN 2010 ini. Semoga sampeyan diterima pada tujuan yang “benar”, benar berarti sesuai dengan kepribadian sampeyan. Sebenarnya saat ini adalah saatnya untuk berbuat salah, dan mengerti kesalahan. Namun apabila sekarang sudah benar, suatu saat tinggal melanjutkan kebenaran ini dengan mudah. Gud Lak! ;-)

Menghadapi pengumuman snmptn 2010

Soriii, belum ada artikel sejenis. :p

{ 6 comments… read them below or add one }

Eyangkung July 14, 2010 at 10:35 pm

Eyang lagi rajin-rijinnya komentar,

Kali ini saya tujukan putera-puteri yang sedang gigih berjuang untuk masuk ke PTN. Benar yang dikatakan Sing Mbaurekso Gubug Reyot. Kalau kali ini kalian gagal, masih ada tahun depan. Artinya: jangan cepat menyerah!!

Bila Anda gagal masuk perguruan/fakultas yang diingini, mau banting stir ke fak atau perguruan tinggi yang lain. Tempuhlah asal jangan berpikir: “dari pada tidak sekolah”. Bulatkan tekad apabila kalian tiba-tiba timbul ide untuk belajar di bidang yang dulu tidak pernah terlintas. Jalani dengan serius dan yang penting mencoba mencintai bidang yang sama sekali baru itu.

Usaha, jerih payah dan doa anda tentu ada buahnya. Belajar apapun dimanapun apabila sungguh2 dijalani akan menjamin sukses masa depan anda!. Tidak percaya? Lho saya mengalami sendiri, kok. Buktinya: 8 tahun sekarang ini saya sudah menjalani masa pensiun dengan tenang damai setelah 30 tahun bekerja di sebuah BUMN.

Reply

Sing Mbaurekso Gubug July 15, 2010 at 6:21 am

ndak apa-apa Eyang, saya suka komentar-komentarnya. meskipun capek juga balesnya. baru komentar eyang yang saya bales dengan panjang2. hahaha… sampai jadi postingan baru, khusus buat eyang. :)

hmm… betul itu, jangan kuliah dengan berpikiran “daripada ndak kuliah, aku ambil jurusan ini aja”. Wah, nanti nasibnya seperti saya looo, ndak lulus-lulus. he he… soal tips memilih jurusan, bisa dibaca tulisan saya di BloggerUnair.com. Dijamin menarik. hahay…

Reply

kodokz July 24, 2010 at 7:14 pm

wah.. untungx dulu sy lulus
*g ngerasain g lulus*

Reply

Sing Mbaurekso Gubug July 24, 2010 at 7:20 pm

hehe.. saya juga mbak Dokz.. :p

Reply

kodokz July 24, 2010 at 7:53 pm

tp sepertinya enakan yg bs langsung kerja misal : STAN, D3 PLN dll
*g ngerasain nganggur*

Reply

Sing Mbaurekso Gubug July 25, 2010 at 4:04 am

ya enak nganggur dulu to mbak, jadi ngerti enaknya santai dan ngerti susahnya cari kerja. nanti kalo langsung kerja dan langsung enak, mana bisa jadi cerita buat anak cucu? ;-)

Reply

Leave a Comment

Page 1 of 11