Indahnya Persahabatan Hilang dengan Tusukan

by Sing Mbaurekso Gubug on April 17, 2010

Persahabatan memang sangat indah, banyak terdapat kenangan indah di dalamnya. Sahabat juga sangat berharga, hidup tanpa sahabat mungkin rasanya seperti hidup di perahu kecil yang terapung di tengah lautan. Memiliki banyak sahabat memudahkan kita untuk menyelesaikan tugas maupun meringankan beban. Tak terkecuali sahabat-sahabat Gubug Reyot tercinta. :D

Lalu bagaimana saat seorang sahabat yang benar-benar kita percaya tiba-tiba tega menghinanati kita? Apa yang mas ngganteng rasakan kalau itu terjadi sama mas? Saat kita sudah percaya penuh dengannya, saat kita sudah merasa banyak terbantu dan membantunya, esoknya tanpa sadar dia menusuk kita dari belakang.

Saya mau curhat, jujur saya baru kehilangan seorang sahabat, oh bukan, dia saya anggap seorang saudara sendiri. Dia adalah seorang yang saya kenal sejak lama, sudah tiga tahun kami berteman. Saya pernah ke rumahnya, walau kami tinggal di beda kota. Banyak hal-hal menarik yang telah menjadi kenangan. Saling membantu, saling mengingatkan, saling memberi informasi, pokoknya banyak buanget.

Namun saya ndak sadar tentang sifat dasarnya, yang tega membunuh demi sedikit uang dan keuntungan pribadi. Bukan membunuh beneran lo mas, disini maksudnya membunuh persahabatan. Saya harusnya tahu sejak dulu tentang sifatnya ini, sebagai seorang sahabat kita harus tahu kan sifat-sifat masing-masing?

Tapi memang khilaf saya, saya memberitahu sebuah program internet yang bsia menghasilkan uang dengan mudah kepadanya sekaligus triknya agar lebih mudah. Saya memberitahu kepada dua orang sahabat, namun salah seorang sahabat saudara saya itu mungkin sedang membutuhkan uang. Jadi tanpa pikir panjang, dia merebut begitu saja rejeki yang seharusnya milik saya.

Saya ndak marah, bener saya ndak marah. Seandainya dia mau jujur sejak awal kalau butuh uang. Seandainya dia ngomong langsung sama saya sejak awal. Namun kasus disini, dia memuji-muji saya, “MANTAF!!” begitu katanya di depan saya. Saya senang, karena dia juga senang mau mendapat uang. Namun setelah akan mendapat bayaran, saya bingung kenapa bayaran saya kok tidak masuk-masuk juga. Padahal sudah jelas saya akan mendapat uang dari bisnis tersebut. Jumlahnya tidak besar, hanya Rp. 290.000,-

Setelah saya tanya ke dia (tanpa sadar kalau dia telah mencuri), “gimana bayaranmu? Dah dapat berapa?”. Kemudian dia jawab, “200an”. Saya tanya lagi, “darimana?”. Nah pertanyaan ini agak sulit dia jawab. Dia nggerundel alias ndak enak sama saya dan ndak berani liat mata saya. Kemudian dia ngomong sekenanya kalo ngambil rejeki saya dan merasa ndak bersalah sama sekali di depan saya. Masya Allah, kok ada orang seperti dia di dunia ini. Sudah dibantu kok tega menusuk dari belakang…

Setelah itu saya meninggalkannya begitu saja dan menulis status di facebook yang berisi kekecewaan terhadap seorang sahabat. Namun apa yang terjadi?? Saya sungguh tidak menyangka, dia malah menjelekkan saya secara tidak langsung. Katanya saya kurang kerja keras!! Padahal dia tahu, siapa yang membimbing dia, siapa yang memberitahu dia rejeki itu, siapa yang selama ini membantunya saat dia mengalami kesulitan dengan blognya. Dia mungkin tidak berfikir sampai kesitu. Namun saya berdoa agar dia tidak dibutakan harta, dan segera mendapat pencerahan dari dirinya sendiri.

Sampai saat ini, saya tidak menganggapnya lagi sebagai seorang sahabat, teman, atau saudara. Saya menganggapnya tidak ada meskipun kami masih tinggal satu kost. Saya ingin dia sadar sendiri, betapa uang itu bukan segalanya. Betapa sahabat itu jauh lebih berharga daripada berapapun jumlah uang.

Pesan saya pada mbak cantik dan mas ngganteng, tanyakan pada hati sampeyan masing-masing. “Apakah saya pernah mengkhianati atau menyakiti sahabat saya? Sahabat yang sering memuji saya? Sahabat setia saya? Meskipun hanya sepatah kata saya menyakitinya?”. Jawablah dengan jujur pertanyaan tersebut, kalau sampeyan pernah melakukannya, segeralah minta maaf dan jangan mengatasnamakan gengsi dan harta diatas segalanya.

Semoga pengalaman saya ini menjadi suatu pembelajaran dalam kehidupan bermasyarakat nantinya. Bahwa ada orang yang tega menyakiti saudaranya sendiri hanya karena uang. Padahal sahabat tidak bisa dibeli dengan uang. Wallahu’alam….

{ 26 comments… read them below or add one }

hakim April 17, 2010 at 9:36 pm

dapet pertamax nih…
tega banget sih saudaranya mas….semoga sodara mas nyang ngganteng ini mendapat pencerahan….
kalo saya pernah ngalamin, kalo salah satu sahabat saya ngga meneati janjinya….
.-= hakim´s last blog ..kado Pertamaku =-.

Reply

Penghuni Gubug April 18, 2010 at 12:21 pm

iya mas, sayang bgt punya sahabat seperti itu. itu saya share biar kita ndak mengecewakan sahabat. karena gimanapun juga, setiap orang pasti memiliki potensi untuk berhianat.

oh iya, maaf mas Hakim, sy belum bisa blogwalking. ini saya di desa, jadi internetan pake hp tok.

Reply

Jamal April 19, 2010 at 3:12 pm

Wah…gile tuh sahabatnya, jelekin anda.
.-= Jamal´s last blog ..Cara Agar Blog Anda Masuk Halaman Pertama =-.

Reply

Aryes Novianto April 19, 2010 at 4:32 pm

ya…buat pengalaman aja.yang sabar mas….
salam kenal sebelumnya. nanti saya berkunjung lagi
.-= Aryes Novianto´s last blog ..5 Cara cepat menulis ide untuk posting blog anda =-.

Reply

ndop April 20, 2010 at 11:48 pm

wah saya malah sebaliknya mas, baru menghianati temanku, yang aku anggap adikku sendiri, akhirnya saya malah menyesal sendiri, seminggu gak ngomong sama dia malah bikin merasa berdosa… sekarang saya sudah minta maaf dan dia sepertinya memaafkan, semoga…

Reply

Penghuni Gubug April 21, 2010 at 4:39 am

@mas Jamal, ya biar aja mas. Semoga dia cepet sadar. :)

@mas Aryes, iya mas. Aku nyoba sabar kok. Mungkin dia belum sempat berfikir mana yang benar dan mana yang salah, memang uang bisa membuat sahabat jadi musuh dan musuh jadi saudara. Tinggal kita bisa menghadapi godaan atau ndak. Makasih ya mas dah mampir… :)

@mas Ndop,… yo syukur lah mas lek sampeyan wes sadar. He he… Alhamdulillah lek sampeyan dah minta maaf. Tapi kalo kasus disini kayaknya bakal bertahan lama, soale dia sifatnya ndak mau ngalah kalo soal uang. Lha dia malah menjelekkan saya begitu. Mungkin dia ndak sadar kalo yang dilakukannya itu salah. Aku sabar ae lah, meski temen-temen yang lain juga kena pengaruhnya jadi diem semua sama saya. Life must go on… :D

Reply

hanifa April 21, 2010 at 10:26 am

terkadang orang emang jadi oportunis banget, mas :(
mw gimana lagi… persaingan makin ketat, kalo ada celah pasti buru” diambil… sayangnya sahabat sampeyan itu gak baek… :(

saya sering punya pengalaman buruk ma sahabat mas.. jadi saya susah percaya orang… lha banyak hasil kerja saya yang diklaim… kasian saya donk…
jadi saya biarkan mereka usaha ndiri ajah…
.-= hanifa´s last blog ..Dokumen Rahasia CIA tentang Penyerbuan ke Indonesia =-.

Reply

Penghuni Gubug April 21, 2010 at 12:20 pm

@mbak Hanifa… wah, ternyata banyak juga ya yang mengalami masalah sama seperti saya… :(
kemarin saya cerita sama sahabat saya (tapi ndak menyebutkan nama yg menghianati itu lo), terus sahabat saya itu juga cerita kalo dia juga sering seperti itu. Malah dia ngelokno aku mbak. cemen gitu katanya, he he… Lha aku baru sekali dihianati gini, rasanya sakiiit banget… Lebih sakit daripada kehilangan pacar….

Reply

rose April 21, 2010 at 2:12 pm

menyedihkan banget ya mas… pengkhianatan memang menyakitkan … bersabarlah yang indah… dan semoga bisa kita ambil sebagai pelajaran, tetep berteman dekat tapi kita pun tak boleh luput dari kewaspadaan
.-= rose´s last blog ..Merindukanmu =-.

Reply

sunflo April 21, 2010 at 2:14 pm

kebesaran hatimu diuji de’ bisa ga memaafkannya bila suatu waktu dia datang padamu tuk meminta maaf… memaafkan mungkinbisa, tapi untuk percaya, hmm.. kepercayaan itu tentunya telah terkoyak yaa…
.-= sunflo´s last blog ..Risotto al Nero di Seppia ala Sunflo – The Balakutak Continues … =-.

Reply

Penghuni Gubug April 21, 2010 at 2:24 pm

@mbak Rose, benar mbak, waspada itu kunci utama. Boleh berteman, bersahabat, bersaudara. Namun semua itu bisa terkoyak gara-gara nafsu sesaat. Jadi kalo kita punya sahabat, harus diberitahu dengan halus hal itu biar suatu saat dia terjerat suatu talu persahabatan yang tak mungkin goyah hanya karena uang, atau nafsu yang lain. ;-)

@mbak Sunflo, he’em mbak Sun… Saya bisa memaafkan, tapi ndak bisa menjadi sahabat seperti dulu. Banyak batasan yang muncul setelah mengetahui sifat aslinya. Padahal dulu saya berharap dia bisa menjadi sahabat sampai mati… :(
makasih banget mbak supportnya…

Reply

serdadoe tanpa markas April 21, 2010 at 4:15 pm

telah ditoelis oleh-Nja
tentang semoa kedjadian
didjagat raja ini
sesoeai kehendak-Nja
sesoeaikan sadja kehendakmoe
dengan kehendak-Nja
nistjaja doenia tersa lapang
oentoek kita

waspadalah
amiiiiiiiiiiiiiiin…………………

Reply

Penghuni Gubug April 21, 2010 at 4:19 pm

@mas Serdadoe…
komentar berupa puisi yang padat makna… akan saya simpan pesan mas Serdadoe untuk bekal jalan hidup saya, penguat iman saya, dan untuk disebarkan pada semua tamu agung Gubug Reyot ini…
terimakasih mas Serdadoe… salam hangat selalu… :)

Reply

pikir realistis May 13, 2010 at 12:10 pm

waw,. sangar tenan yo mas..
itu yg ngindar duluan siapa mas? dia atau kamu?
kalo pertanyaan2 yang masbek bilang itu mungkin saya bisa beri masukan..
mungkin kalo dimata anda dia yang salah, ngrebut rejeki..
mungkin juga dimata dia, dia mrasa benar, namany juga bisnis..
kalau bisnis bisa seperti yang anda bilang, mungkin nggak perlu lagi ada sekolah bisnis mas, kan udah gak ada persaingan lagi..

pertanyaan2 yg anda ajukan dipostingan berlaku juga bagi anda sendiri lo..
anda pernah nglakuinny atau gak?
oya ini di lingkungan anak kos ya, biasanya anak kos kan rasa kekeluargaannya tinggi tuh..
pas kerja bakti mungkin, anda gak ikut?
atau pas ada bencana, banjir gitu misalnya..
cuma pendapat aja sìh, saya pernah ngalamin juga soalnya mas..
sama persis kayak kasus anda..
cuma gara2 uang, saya ngilang. saya pikir mreka nusuk saya dari belakang, ngambil rejeki yang seharusnya jadi milik saya..
persis banget sama anda..
setelah saya sadar, saya coba pikir dari sisi dia dan dari sisi bisnis. sisi bisnis dia emang gak salah sama sekali, namanya juga bisnis. trus dari sisi dia dan teman2 kos ternyata saya yg salah,.
dari yg kecil2 aja dulu. beli gas, bersih2 kos, saya menutup mata. saya gak makai kok ngpain bantu2. yang lebih parah pas kos saya kebanjiran saya tinggal tidur aja,males juga bantu orang kamar saya diatas kan gak kena banjir.. banjir lagi saya tinggal kencan sama pacar saya. pacar saya juga dukung2 aja, ee ternyata hal2 sepele itulah yg lebih menghargai sahabat daripada uang..
cuma sharing aja mas, saya juga jadi kayak orang asing dikosan, padahal teman2 welcome semua, tapi saya menutup diri, saya masih berpikir mrekalah yg salah, mrekalah yg seharusnya merengek2 minta maaf ke saya. cewk saya jg berpikir seperti itu. tapi lama2 saya sadar, setelah berpikir realistis, berpikir dari sisi lain. saya malu dengan saya sendiri, mereka yg gak itungan, yg saling bantu, tapi saya blas ternyata. sulit rasanya masuk lagi ke dunia mereka karena saya sudah terlanjur menutup diri. dan sekarang saya sudah mulai akrab lagi dengan teman2..
pikiran saya, kalau saya menjudge dia mata duitan, menusuk dari belakang, terus yg seperti saya ini apa? kn saya yg lari. saya yg egois, gak respek. uang bukan segalanya mas..

Reply

Sing Mbaurekso Gubug May 17, 2010 at 6:42 pm

jadi sekali Sahabat Anda ndak bisa membantu Anda, sudah Anda anggap bukan sahabat Anda lagi? dan tega menusuknya dari belakang layaknya dia adalah musuh bisnis Anda? Anda memang hebat.

Kalau persaingan bisnis seperti itu, saya kira tidak usah ada kata sahabat lagi. Anda memang realistis sekali mas. Salut absolut saya dengan pemikiran fantastis Anda.

Reply

WULAN May 23, 2010 at 7:38 am

seng sabar tho kang……………..
ga dapet rezeki disitu bisa dapet dilainnya………

memang sakit jehh…tapi orang yang memaafkan lebih mulia loh kang…
jangan sampai memutuskan silahturahmi…
opo enak satu kost tapi diem2…
saya juga sering dibuat kecewa oleh sahabat saya dulu…
dari pengalaman..lebih baikkita memaafkan dan jadi sahabat yang baik lagi…
ingat saja kebaikannya yg dulu2 ……

rezeki dapat dicari lagi kang…
tapi yang namanaya ketenangan lahir batin susah loh…
mari berusaha menjadi orang pemaaf dan yang sabar…
pasti Gusti ALLAH memberikan rezeki yang luweh akeh ke panjenengan nipun..
melapangkan segala usaha akang…

^^V SEMANGAT

:)

Reply

Sing Mbaurekso Gubug May 23, 2010 at 1:30 pm

wes tak maafne kok mbak Wul, ;-)
aku juga dah dapet lebih banyak rejeki & teman2 setelah itu, alhamdulillah. :D

ya yang ndak saya pahami, emang orang ekonomi sampai segitunya ya kalau sama uang? hingga lupa sahabat… :(

Reply

ketawa, lucu, oby May 26, 2010 at 11:10 pm

Dasar Pagar makan tanaman!!!
:(
salam buat temennya mas beken…

di bilang kurang kerja keras….
yah dia… yang kurang kerja keras
rezeki orang main ambil aja…
.-= ketawa, lucu, oby´s last blog ..Film Box Office Zona Ketawa Kita 2010.. Coming Soon =-.

Reply

irrrr January 3, 2011 at 4:12 pm

penghianatan seorang shbt sngat menyakitkan.

Reply

santi May 3, 2011 at 4:22 pm

persahabatan memang luarr biasaaaa……!!!!!!!!

Reply

irman taufik May 30, 2011 at 5:40 pm

MMng Dalam persahabatan selalu saja ada penghianatan …
sakidnya,,,
saya jugag pernah megalami hal seperty ini mass..
sakid banged rasanya…
:’(

Reply

Putri Denise June 14, 2011 at 12:49 pm

hiks hiks ,
jadii keinget sahabt saya dulu , sahabat kecil saya :’(

dan skrang ,,
dia menganggap saya adalah musuh terbesarnya,
aku coba tanya dan minta maaf, tapiiapa balasannya ,
cuma cacii makiian nya yang bener-bener nusuk banget dihati saya ,

saya kecewa, aku engga tau apa yang udah bener-bener saya lakuiin ke dia,
sampaii-sampai dia benci dengan saya,
saya engga tau apa harus saya lakuiin,
dia sudah engga pedulii ;’(
dan sekarang yang cuma bisa saya lakuiin adalah hanya tersenyum :)

aku kangen dengan dia yang dulu ,
kangenn,
dan dia masihh jadi sahabat terbaiik yang pernah saya miliki selama ini selalu :’)
jadi pingin meluk seseorang -.-

hehe, kog jadi curhatt ginii yah,
maksiih buat crita”nya :)
bener-bener keinget :)
maksiiih .

Reply

cinta September 10, 2011 at 9:38 am

sy juga pernah mengalami hal yg sangat membuat aku kecewa.
stlh sekian th kami tak pernah bertemu,..Alhamdulliah Allah mempertemukan kami kembali wlo kami sdh memiliki kelg masing2,…..pd awalnya pertemuan kami membuat suami sy cemburu,…tapi stlah sy jelasin semua suami sy mengerti juga,.
kami tinggal jauh dg nya dan kami jarang ketemu

Reply

shuciie September 29, 2011 at 7:33 pm

tetap semangat yhha sob !! :)

Reply

memy March 3, 2012 at 9:41 pm

eemmm eemmg brnrr sakittt
saya juga pernah mengalami hal semacam itu
sangat sakt
saat seorang sahabat dekt
memiliki hubungan dengan mantan yang penh menjadi miliki q
oooww pertma kali
dan tak ingin lagi terjadi

Reply

rhizma April 15, 2012 at 11:53 am

sabar n tabah aja,,,,,
sahabat blm tentu setia sama kita,,,,
tp kalau allah,,,,slalu ada untuk kita,,,
cerita ku tidak jauh beda dg ceritamu,,,,
namun ku anggap t2 sebagai cobaan dmn allah sedang menguji hambanya,,,,,

kesabaran n ketabahan itu kunci utama utk menghadapi kehidupan d dunia,,,,

Reply

Leave a Comment

*

{ 2 trackbacks }

Previous post:

Next post: