Idul Fitri, hari yang suci. Umat Islam di seluruh dunia merayakannya setahun sekali, dalam perayaannya selalu berharap bisa kembali pada pribadi yang fitri, suci dari dosa. *halah* Saya ini ndak bisa kalau disuruh nulis indah. Jadi seadanya saja ya? Hihi…. Ini juga posting Idul Fitri saat orang lain sibuk untuk arus balik. Wah, Gubug Reyot ndak update blass! Saking malesnya, atau ndak ada waktu buat internetan di desa ya? Siapa bisa nebak hayo? Hee… Sampai-sampai kecolongan banyak sekali ucapan kepada saya, yang belum sempat saya balas. Tapi tenang saja, sudah tak bales via sms. *untung pas punya pulsa* hee… Berikut ini adalah salah satu ucapan kepada saya via email, dari Eyangkung. Makasih ya Eyang!
MENGUCAPKAN:
SELAMAT HARI RAYA IEDUL FITRI
MOHON MAAF LAHIR BATIN, SEMOGA ALLAH SWT SENANTIASA MELIMPAHKAN
RAHMAT DAN HIDAYAH-NYA KEPADA KITA SEMUA. AMIN.
bila kuucapkan selamat untukmu
karena kemenanganmu di hari suci ini
setelah satu bulan berjuang dan beribadah
sehingga kembali ke hidupmu yang fitrah
bila kumohon maaf darimu
karena aku manusia biasa
yang tidak pernah luput dari salah dan dosa
ini bukan basa-basi
bukan juga untuk mengambil hati
hanya karena merasa diri ini
penuh khilaf dan lalai
oleh karena itu
bila ikhlas mengucurkan maafmu untukku
betapa besar terima-kasihku, karena beban dosaku semakin berkurang
kumohon Tuhan-pun mengampuniku
sehingga ‘ku semakin siap sewaktu-waktu dipanggil-Nya nanti maupun sekarang.
setiap hari suci seperti ini
selalu aku bertanya dalam hati:
mampukah aku minta maaf yang sebenarnya?
mampukah aku memberi maaf seikhlasnya?
cukup besarkah aku bisa berbagi?
yogyakarta 1 Syawal 1431 H
Tuh kan, Eyang bisa lebih pinter nulis ucapan daripada saya. :’( Kalo saya hanya bisa membaca, ndak punya ide sebagus itu untuk dituangkan… Bayangkan, inti dari ucapan dalam Idul Fitri kan yang utama minta maaf, ingin suci kembali. Namun oleh Eyang bisa dijabarkan begitu indah, begitu panjang dalam satu puisi. Wow.. Kalau puisi ini yang buat saya, pasti dah gaya sekarang ya? :p
Saya sebagai Sing Mbaurekso Gubug Reyot, mohon maaf sebesar-besarnya apabila ada kesalahan-kesalahan dalam menulis di Gubug Reyot ini. Atau jarang bisa blogwalking, cara membalas komentar yang salah, pokoknya dari yang paling kecil bisa menyinggung perasaan sampean hingga yang paling membuat sampean marah. Saya ini manusia biasa kok, jadi pasti pernah berbuat dosa. Namun saya sadar dan meminta maaf pada semua teman-teman baik yang sering mampir di Gubug Reyot, atau hanya lewat. He he… Minal aidin walfaidzin, mohon maaf lahir batin…
Terimakasih buat semuanya yang sering mampir di Gubug Reyot ini, dukungan sampeyan masih sangat saya perlukan. Maaf loo kalau belum bisa ngasih angpao!
{ 12 comments… read them below or add one }
Setelah saya minta maaf, dan ‘kelihatannya’ juga dimaafkan. Sayapun dengan iklas memaafkan. Rasanya dada dan otak ini longgaaaar sekali.
Kalau nanti bikin salah lagi itulah manusia. Sangking hati-hatinya berbuat salah lagi lalu diaaaam saja jadi gimana, hayo??
Maka sekarang saya mulai buka FRONT lagi. Lho maksudnya pertanyaan2 tentang dunia blogging. Kalau jawabannya memuaskan, saya…….. Terima kasih. Kalau jawabannya seadanya ya……. bagaimana lagi.Itu Hak yang njawab. Sudah siap terima pertanyaan????
hahaa… sudah saya jawab kok Eyang, makasih sudah dimaafkan… hihi… manusia memang gudang salah Eyang, jadi wes biasa. kalo ada kesempatan, ya minta maaf lagi
dimaafkan… dimaafkan
makasih makasih
dapat award tuh.. silahkan diambil
wew, oke mbak..
nanti saya ambil setelah postingan jurus Kucing ya mbak?
sama-sama mas, saya juga minta maaf lahir bathin
iya mas, makasih ya mas?
saya juga mengucapkan mohon maaf lahir batin ya mas
newbie mengucapkan selamat hari raya idul fitri ya mas subebeck
newbie apa ngaku newbie ni? hihi… makasih ya mas