Ingin Bahagia

by Sing Mbaurekso Gubug on June 19, 2011

Siapa yang tidak ingin hidup bahagia di dunia ini? Hayo ngaku! :p Hidup bahagia mungkin tujuan hidup mayoritas manusia di dunia ini, oh salah, kucing bu Pangat juga ingin bahagia tuh. Dia pengen makan enak tiap hari, pengen tidur dan malas-malasan, dan pengen dielus bulunya. Loh kok jadi ngomongin kucing? Oke lah, balik ke topik hidup bahagia! Jadi setuju tidak kalau saya bilang, “hidup bahagia adalah tujuan hidup setiap orang.” ? (bagi yang tidak ingin bahagia silakan memberi alasan)

“Ya! Aku setuju!”, jawaban dari seorang cewek cantik berkacamata yang serius membaca tulisan ini. Oke, saya cuma butuh satu pendapat “setuju” untuk meneruskan artikel ini. Hidup bahagia saya tetapkan jadi tujuan utama, atau bisa disebut hasil. Saya ibaratkan sebuah gedung yang sangat megah di tengah hutan yang rimbun dan sejuk udaranya. Tak memerlukan AC untuk mendinginkan ruangannya, karena angin dari luar sudah cukup sejuk dan bersih. Untuk menuju kesana atau untuk meraihnya bisa dilakukan dengan cara yang berbeda-beda. Bisa melalui beberapa jalan setapak yang sepi dan penuh damai, beberapa lagi adalah jalan yang sangat lebar, meskipun sangat lebar tetap saja penuh sesak, macet, polusi, dan butuh perjuangan yang keras serta waktu yang lama untuk melaluinya. Kalau kamu pilih yang mana?

menuju bahagia

Cewek cantik yang bahagia

Sebut saja banyak orang ingin menuju bahagia, namun cara mendapatkan kebahagiaan yang mereka tempuh berbeda-beda sesuai dengan kemampuan dan pengetahuan yang mereka miliki. Pasti yang baca artikel ini kebanyakan milih jalan yang enak kan? Jalan yang sejuk, damai, udaranya bersih, tak ada yang mengganggu, atau apalah itu. Namun sebenarnya ada faktor penting yang belum saya sebutkan, yaitu waktu! Ya, waktu sangat penting menjadi ukuran seseorang berhasil menjadi bahagia atau tidak. Semakin dini dia mencapai kebahagiaan, semakin baik kualitas hidupnya.

Kok jadi ngelantur ke kualitas hidup? Oke begini contohnya, kalau kamu bahagia di umur 22 tahun, sudah lulus kuliah S1, tidak ada tanggungan lagi untuk mencari uang untuk makan dan membeli banyak hal, atau bisa dikata kamu sudah bahagia, lalu mau ngapain lagi jika waktu bahagia kamu masih tersisa cukup lama? (saya asumsikan orang bahagia yang berumur 22 tahun disini masih diberi hidup sampai umur 43 tahun lagi oleh Sing Mbaurekso Urip atau Tuhan). Pada akhirnya waktu atau saat bahagia itu akan sangat berharga nantinya untuk menemukan hal-hal baru, sesuatu yang baru, kebahagiaan yang baru, yang bukan tidak mungkin bisa membantu orang lain yang merasa belum bahagia untuk menjadi lebih bahagia seperti dirinya. Inilah yang saya sebut kualitas hidup yang sebenarnya, bisa membuat orang lain bahagia. :)

Contoh selanjutnya, kamu bahagia di umur 60 tahun. Dari umur 22 tahun hingga 60 tahun kamu bekerja keras namun tidak menikmatinya karena selalu tertekan dalam pekerjaan alias tidak bahagia. Nah, karena melalui hidup yang penuh stress dan ketidakbahagiaan, akhirnya setahun lagi kamu sakit, dan beberapa bulan kemudian akhirnya pergi ke alam kubur. Hanya tersisa waktu satu tahun untuk menikmati kebahagiaan, apakah ini yang kamu inginkan? –”

Mbah Darmo tersenyum bahagia

Embah yang tersenyum bahagia

Nah, itu bagi orang yang sudah bahagia, kalau yang belum bahagia dan sedang mencari jalan yang mudah tadi bagaimana? Hmm, jadi kamu benar-benar ingin mencari jalan yang enak dan damai untuk bahagia? Bener ndak tertarik dengan jalan yang ramai, jalan yang sesak dan banyak polusi? Gerbangnya masih terbuka lebar loooo… Tapi saya ndak bisa menjamin nanti bisa nyampai atau tidak, terus kalau sudah masuk ke jalan itu bisa keluar atau tidak. he he he… Kalau benar ingin cari jalan yang mudah, silakan lanjut membaca…

Saat melewati jalan menuju kebahagiaan, sebenarnya setiap orang memiliki pilihan. Pilihannya adalah:

  1. Melewati jalan yang enak, jalan yang sudah ada sebelumnya.
  2. Melewati jalan yang tidak enak, jalan yang sudah ada sebelumnya.
  3. Melewati jalan yang baru, jalan yang dibuka sendiri, tentu saja ini jalan yang enak untuk dilalui.

Jalan pertama, sebenarnya kamu sudah bahagia sejak ada di jalan. Karena kamu menikmati segala suasana yang indah dan nikmat, menikmati prosesnya. Menikmati pemandangan, udara sejuk, perbekalan makanan yang cukup, tempat duduk yang nyaman di dalam mobil sehingga bisa tidur dengan nyenyak, dan lain sebagainya. Semenjak di jalan, kamu sudah memiliki waktu untuk memikirkan rencana-rencana ke depan setelah sampai pada gedung kebahagiaan. Sehingga setelah sampai nanti kamu tidak bingung apa yang harus dilakukan setelah menjadi insan bahagia.

Di jalan kedua, kamu mengalami banyak tekanan, stress. Polusi udara membuatmu tidak betah, namun apa boleh buat, kamu ada di tengah-tengah kemacetan. Apabila kamu memaksa keluar, maka orang-orang di sekitar akan marah karena menghambat jalan mereka. Diperlukan aksi dan tenaga yang luar biasa untuk keluar dari kemacetan. Atau mata elang untuk mencari celah di dalam jalan yang sangat ramai tersebut sehingga bisa cepat sampai ke gedung kebahagiaan. Intinya jalan ini sangat amat tidak enak sekali banget!

Jalan ketiga adalah jalan yang kamu buat sendiri, jalan sempit namun enak untuk dilewati. Jalan ini kamu buat setelah kamu stress melewati jalan kedua. Sebelum membuat jalan ini kamu dirundung dilema, butuh keberanian untuk melaluinya. Karena seperti yang saya bilang sebelumnya, pada saat akan keluar dari jalan kedua, banyak orang yang akan mempermalukanmu. Banyak orang yang akan mencemooh, bahkan marah-marah kepadamu karena kamu telah menghambat jalan mereka. Sebenarnya jalan ketiga ini bisa kamu buat disaat kamu baru masuk jalan kedua sehingga resikonya lebih kecil, masih banyak yang baru memasuki jalan kedua, jadi orang lain yang sama-sama melalui jalan kedua ini tidak terlalu keberatan jalannya terhambat. Jadi cepatlah sadar jika kamu terjebak di jalan kedua! Karena jika kamu sudah di tengah-tengah atau bahkan di penghujung jalan kedua dan mau keluar membentuk jalan ketiga, maka akan sangat susah untuk membuatnya.

Setelah membaca kisah ketiga jalan menuju kebahagiaan diatas, sekarang saatnya menyimpulkan bagaimana jalan yang enak sehingga bisa lebih bahagia di usia muda. Silakan jawab lima pertanyaan di bawah ini:

  1. Apa kamu memiliki waktu tidur yang cukup dan bisa tidur nyenyak?
  2. Apa kamu makan cukup (porsi dan gizinya)? Puaskah kamu dengan makananmu sehari-hari?
  3. Apa kamu mengerjakan pekerjaan yang benar-benar kamu sukai? Apa saat mengerjakannya serasa bagaikan bermain game kesukaan?
  4. Apa kamu punya cukup waktu untuk berlibur atau menyalurkan hobby?
  5. Apa kamu bahagia dengan kehidupan seks dengan pasangan hidupmu?

Kalau kamu bisa menjawab semua pertanyaan diatas dengan “YA!” dengan kemampuan yang kamu miliki sekarang, maka kamu sudah di jalan yang benar untuk menuju kebahagiaan, tidak ada kata beruntung disini. Bisa disebut juga kamu tidak melewati jalan kedua, jalan yang panas dan macet! Kamu sudah berada pada jalan pertama atau jalan ketiga, sehingga kebahagiaan sudah terjadi semenjak ada di perjalanan. Tinggal menunggu sampai ke gedung kebahagiaan dalam waktu dekat ini. Eitss, bagaimana bisa hanya menyebut YA sudah bisa dikatakan bahagia? Hmm… Untuk kali ini, saya lebih suka imajinasimu berkarya, jadi saya mempersilakan pikiranmu melayang untuk membayangkan  dan menganalisa kelima pertanyaan diatas. Baca dan pahami betul-betul maksud dari lima pertanyaan diatas! :)

Ada satu lagi untuk melengkapi pertanyaan diatas, yaitu spiritual! Yap!! Kehidupan spiritual ini mulai banyak dilupakan saat orang mencari-cari jalan pertama atau ketiga. Bahkan saat di jalan kedua, orang bisa benar-benar lupa bahwa kita hidup pasti ada yang mengatur. Kita hidup, pasti ada yang membuat hidup. Maka dari itu, bersyukurlah kepada Tuhan atas segala yang telah kita dapatkan selama ini, meskipun ada di tengah-tengah kerumunan, kemacetan jalan kedua, selagi masih ingat Tuhan, hati kecil yang pengecut ini pasti bisa tenang. Sehingga pikiran bisa berfikir jernih untuk mengatur rencana dalam menemukan jalan ketiga.

So, apakah kamu sekarang sudah hidup bahagia?

{ 15 comments… read them below or add one }

Irwansyah June 21, 2011 at 3:43 pm

So, apakah kamu sekarang sudah hidup bahagia?

Jawabannya … (pakai logat Fitro Tropika….hahaha)
BELUM BAHAGIA.

Tapi tetap kita bersyukur dengan keadaan dan atas apa yg telah kita raih saat ini.
Kalau bicara kebahagiaan, saya pikir relatif?
Parameter yang digunakan sangat tergantung dari pandangan orang masing2.

Tapi yang jelas, DUNIA ini Berputar, manusia tidak akan pernah puas.
Jadi intinya IKHLAS lah dengan ada yg ada, Ikhlas menerima, iklhas juga memberi dan ikhlas menjalani kehidupan ini…

Karna sebenarnya itu tergantung tujuan Anda hidup untuk apa?
So, yah jika sudah Ikhlas, tentunya qta juga akan bahagia dengan kondisi saat ini.
Juga harus tetap berusaha untuk cita-cita dan harapan yang masih belum dicapai.
Jangan lupa teta[ jaga keseimbangan Dunia dan Akhirat.

Okelah, makasih sharingnya mas, sukses selalu….!!!

Reply

niveamenworld July 12, 2011 at 8:16 am

Nice article.

Reply

Burhan July 24, 2011 at 3:55 am

mas klo mau infestasi Speedline yg 7,5 apakah anda berani menjamin uang itu menjadi 22,5 jta?

Reply

Nurrahmi August 8, 2011 at 11:51 am

ngomong aja gampang jalanin susah.. tp boleh la direnungkan dan dicoba…

Reply

Eyangkung September 1, 2011 at 11:00 pm

Mengucapkan SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1 SYAWAL 1432 H.
Mohon maaf lahir batin
Bukakan pintu maafmu
aku akan masuk
dan keluar sebagai manusia baru
semoga Allah SWT senantiasa melimpahkan taufik dan hidayah-Nya untukmu

…….. apakah seseorang bisa menikmati kebahagiaan hidup kalau dia sendiri belum mampu memahami makna dan hakekat kebahagiaan hidup sebenarnya???
doa Eyangkung selalu menyertaimu.

Reply

REX September 5, 2011 at 2:01 pm

Yang penting kita harus selalu bersyukur atas apa yang Tuhan berikan, maka semua akan terasa bahagia.

Reply

dany September 12, 2011 at 12:56 pm

Bagus nih untuk refleksi kehidupan. Memang kita sebagai manusia tidak ada bahagianya klo nga bersyukur.

Reply

Anns October 5, 2011 at 2:13 pm

kebahagiaan bukan HAK setiap orang tapi ANUGERAH bagi orang2 yg menghendaki dan dikehendaki-NYA. namun bukan berarti meniadakan Do’a dan harapan banwa suatu saat Bahagia akan hampiri kita.

Reply

menstruasi tidak teratur January 9, 2012 at 9:07 am

Setelah membaca Info dan Artikel, saya jadi ingin mencoba. Salam Sukses

Reply

menstruasi January 9, 2012 at 9:10 am

Terima kasih atas Artikel dan Info yang selalu menambah wawasan.semoga sukses

Reply

masa subur January 9, 2012 at 9:12 am

Menarik, sangat Menarik Artikel dan Tipsnya. boleh dicoba. salam sukses

Reply

inti kk January 9, 2012 at 9:14 am

cemerlang Postingan dan Infonya.boleh dicoba. ditunggu info berikutnya. Terimaksih

Reply

haid tidak teratur January 9, 2012 at 9:44 am

Tips yang cerdas cuma di Wibesite ini banyak kumpulan Artikel bagus. harus dicoba. salam sukses

Reply

Naim March 2, 2012 at 6:20 pm

info yang menarik gan..semoga bisa diaplikasikan dalam hidup sehari-hari.Biar jadi lebih bahagia.

Reply

mamat June 26, 2013 at 5:45 pm

sebelumnya mhon maaf gan, boleh tau ga?? nama cwe yg jdi model “senyum mesem bahagia”??
thanx

Reply

Leave a Comment

*

Previous post:

Next post: