Dibalik Gubug Reyot

Siapakah sampeyan kakek Penghuni Gubug?

Nama saya adalah Subkhan Puji Laksono. Tapi sejak kecil saya dipanggil Aan, terus pas SMP (SMPN 1 Trenggalek) dipanggil Beken disamping Aan. Ndak tau napa kok begitu. Panggilan itu berlanjut hingga SMA (SMAN 1 Trnggalek). Di SMA saya mendapat panggilan lagi, yaitu PL. Ndak tau apa alesane, tapi yo bocah-bocah Nggalek memang kereaktip. 😀

Waktu kuliah di Uner, nama Aan sudah tidak saya dengar kecuali di kost 36b milik Bu Hj. Pangat. Saya dipanggil Subkhan, Beck, Bekan, Subek, Masbek. Tapi yang dominan ya dipanggil Beck. Kebanyakan nama arek iki… zzz…

Sekarang sibuk apa?

Sekarang kan masih kuliah semester wahid di Uner, mahasiswa tingkat akhir yang ndak lulus-lulus. Daripada nganggur kebanyakan waktu luang, mending waktu yang berharga ini saya dedikasikan *bahasane* buat berbagi lewat blog.

Banyak sekali manfaat blogging, sebagian sudah saya tulis disini. Jadi daripada waktu saya terbuang sia-sia, saya gunakan untuk ngeblog dan mencari uang. Kasihan sama orang tua yang mbayari terus 🙁

Blog apa saja yang pernah dibikin?

Saya pernah bikin blog masbeken.co.cc. Tapi sekarang dah koit, gara-gara hostingan gratis. Datanya ilang semua jadi ya ndak saya urus lagi. Saya fokus di Gubug Reyot saja, meski postingannya aseli ndak penting, tapi saya sayang sama Gubug ini. Hehehe…

Sekarang saya juga ngurusi Komunitas Blogger UNAIR, anggotanya masih sedikit jadi butuh dukungan penuh dari orang pengangguran macam saya ini. Hehe…

Kenapa kok membangun Gubug Reyot di tengah kota blogger yang megah?

Sebenarnya saya ingin membangun gedung bertingkat, atau sebuah rumah yang lengkap dengan kolam renangnya di Kota Blogger Indonesia ini. Namun ya karena keterbatasan dana, pengetahuan, waktu, saya memutuskan untuk membangun Gubug Reyot ini.

Lha saya bukan orang yang expert dalam menulis maupun blogging. Ikut kontes SEO juga ndak mampu nomor satu. Daripada mbangun real estate di Kota Blogger, mending kan mbangun Gubug Reyot aja biar tulisan–tulisan disini dimaklumi kalo banyak yang keliru.

Tapi bukan berarti Gubug Reyot adalah tempat yang kumuh lo ya mas ngganteng dan mbak ayu, Gubug Reyot ini setiap hari saya sapu, saya tambal atapnya yang bocor, saya cet ulang tembok gedheknya. Jadi ya tetep enak lah kalo buat sekedar ngopi dan ngobrol-ngobrol. 🙂

Hubungi Saya

Banyak cara menghubungi saya. Saya punya buanyak alamat email, tapi yang saya sarankan mendingan kirim ke:

penghuni@gubugreyot.com

Atau kontak YM saya, kali aja saya onlend. Itu kan ada di sidebarnya. 😉

Kalo mau nge-ett Facebook saya, silakan search aja “Masbeken” gitu di kolom search. Pasti muncul, lha Masbeken di dunia cuman ada satu orang. Hihihi… Sori narsis dikit ya mas, kan ini halaman profil. Jadi mohon dimaklumi, heee 🙂

Yaweslah, cukup sekian perkenalan manusia Penghuni Gubug ini. Kalo ada pertanyaan atau butuh sesuatu dengan saya, silakan hubungi saya. Insya Allah bakal saya bantu kok apapun itu (asalkan bukan kriminal lo ya).

Semoga sampeyan betah di Gubug Reyot ini, serta bisa menjadi sahabat baik saya… Amin….

Ini foto narsis saya:

Sing Mbaurekso Gubug Reyot, gaya rambut sangar

27 thoughts on “Dibalik Gubug Reyot”

  1. I am not sure where you’re getting your information, but good topic. I needs to spend some time learning much more or understanding more. Thanks for magnificent info I was looking for this information for my mission.

  2. Interesting take on this issue. I for one have seen many twists on this and can often spot the holes in the arguement however, on this occasion I belelive your writing is such that everyone should be in agreement with this. Thank you for sharing it with us.

  3. I would like to voice my love for your kind-heartedness in support of people who really need guidance on this important topic. Your real dedication to passing the solution throughout had been particularly good and have surely permitted guys and women much like me to reach their pursuits. Your amazing invaluable useful information implies so much to me and extremely more to my office colleagues. Thanks a ton; from everyone of us.

  4. Thanks for taking the time to talk about this, I feel fervently about this and I take pleasure in learning about this topic. Please, as you gain information, please update this blog with more information. I have found it very useful.

  5. The very next time I just read your blog post, Hopefully it doesnt disappoint me up to this place. I am talking about, Yes, it was my option to read, on the other hand actually thought youd have something interesting to say. All I hear is a lot of whining about something you could fix in case you werent too busy trying to find attention.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *