Puisi Gubug Reyot

Berkurang Lagi Umurku

March 18, 2011

Sampai hari ini, ternyata sudah lama juga aku hidup. Meski terbilang muda, masih kepala 2, tapi aku rasa lumayan lama juga. Yang heran, sudah 5 tahun kuliah kok ndak lulus-lulus. Ha ha.. Bukan lulus sih yang aku cari, tapi nilai. Nilai-nilai kehidupan, suatu jalan agar bisa hidup dan berguna bagi orang lain. Meskipun sekarang belum [...]

Baca Terus →

Puisi tentang Kucing: Berkahilah Aku, Dewa

March 4, 2011

Aku adalah kucing rumah Setiap hari kutunggu dewa untuk memberiku makan dari langit Semakin kutunggu, semakin dia iba Sepotong ikan jatuh dari langit, yummy… Setiap hari aku berdoa kepada-Nya Mengeong, lari untuk mendekat Tapi hari ini lain, Dewa mungkin tlah hilang Kutanya ayam betina, kemanakah Sang Dewa? Petok… Petok… Ku tak tahu, petok… Kutanya ayam [...]

Baca Terus →

Puisi: Kata-Kata

March 3, 2011

Kau selalu saja mengatakan hal yang tidak ingin ku dengar Aku terlalu mengerti maksudmu, karena itulah aku tak ingin dengar, Aku berpura-pura tidak tahu menahu, tapi kau semakin memojokkanku Kemudian dengan sombongnya kau berkata, kata-kata yang menyakitkan itu Kau selalu saja mengatakan hal yang ingin aku lupakan Aku terlalu paham tentang pembicaraanmu, karena itulah aku [...]

Baca Terus →

Puisi Maaf: Confusion

December 26, 2010

Berikut ini adalah puisi kiriman dari sahabat Gubug, mas Empip. Terimakasih telah mengirim puisi dengan judul “Confusion” ini. Setelah saya baca, mas Empip sepertinya baru ditinggalkan seorang kekasih. Beliau meminta maaf dengan segenap upaya, namun belum juga bisa dimaafkan. Pada akhirnya menulis luapan dan ungkapan hatinya pada bait-bait puisi yang berjudul “Confusion” ini. Terimakasih atas [...]

Baca Terus →

Mohon Maaf Lahir Batin Yaa *sori telat, heee*

September 17, 2010

Idul Fitri, hari yang suci. Umat Islam di seluruh dunia merayakannya setahun sekali, dalam perayaannya selalu berharap bisa kembali pada pribadi yang fitri, suci dari dosa. *halah* Saya ini ndak bisa kalau disuruh nulis indah. Jadi seadanya saja ya? Hihi…. Ini juga posting Idul Fitri saat orang lain sibuk untuk arus balik. Wah, Gubug Reyot [...]

Baca Terus →

Puisi untuk Pahlawan: PUSARA PAHLAWAN

August 17, 2010

Puisi untuk pahlawan ini khusus untuk menyambut hari kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-65. Puisi pahlawan dengan judul “Pusara Pahlawan” ini ditulis oleh seseorang dengan nama Kakanda, terimakasih buat Kakanda telah bersusah payah mengirimkan puisi pahlawan untuk Gubug Reyot. Saya harap dengan dituliskannya puisi ini bisa menambah khasanah sastra Indonesia juga.

Baca Terus →

Puisi untuk Sahabat Sejati, Hilang dan Kembali

June 20, 2010

Sahabat adalah harta paling berharga di dunia ini. Mungkin telah banyak yang mengulas tema sahabat sejati, atau sahabat yang hilang dalam bentuk karya sastra, karya populer, film kartun, ataupun yang lainnya. Nah di Gubug Reyot ini saya ingin menulis sebuah puisi tentang sahabat, puisi untuk sahabat sejati.

Baca Terus →

Puisi untuk Sahabat yang Hilang

May 6, 2010

Puisi ini saya tulis untuk sahabat saya yang hilang, kekecewaan saya terhadap sahabat, dan untuk teman-teman yang belum pernah kehilangan sahabat, jangan sekali-kali mengecewakan sahabat… Puisi ini memang ngga jelas, saya merasa punya hutang juga soalnya. Lha banyak yang kesasar kesini gara-gara mencari puisi untuk sahabat yang hilang… Monggo, silakan dinikmati… Tapi inget lo ya, [...]

Baca Terus →
Page 1 of 11